Mahasiswa IAI Rawa Aopa Wajib Registrasi, Program KKA Bergulir Agustus Depan

kataandoolo
25 Jul 2026 04:08
2 menit membaca

Andolo, Kataandolo.com –  Mengawali rangkaian kegiatan akademik tahun ajaran 2026/2027, Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan bersiap menggelar agenda Kuliah Kerja Amaliah (KKA) yang dijadwalkan berlangsung sepanjang bulan Agustus 2026. Seiring dengan penetapan jadwal tersebut, seluruh mahasiswa yang memenuhi syarat diimbau untuk segera menyelesaikan proses registrasi administrasi dan akademik.

Guna memastikan kesiapan lokasi dan efektivitas program pengabdian masyarakat, jajaran pimpinan civitas akademika turun langsung ke lapangan, Rabu (22/7/2026). Peninjauan ini melibatkan Rektor IAI Rawa Aopa Dr. Basrin Melamba, M.A., Ketua Dewan Pembina sekaligus Pendiri Yayasan Al Asri, M.Si., Wakil Rektor Ismail Suardi Wekke, Ph.D., serta jajaran dosen dan tenaga kependidikan. Tim gabungan tersebut menyisir sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Bombana dan Kabupaten Konawe Selatan.

Wakil Rektor IAI Rawa Aopa, Ismail Suardi Wekke, menegaskan pentingnya tahapan pendaftaran bagi para calon peserta KKA. Menurutnya, penetapan jumlah peserta secara presisi akan sangat menentukan pemetaan lokasi pengabdian di lapangan.

“Kami meminta seluruh mahasiswa peserta KKA untuk segera melakukan registrasi sesuai jadwal yang ditetapkan agar pemetaan kelompok dan penempatan lokasi berjalan optimal,” ujar Ismail di sela-sela peninjauan lapangan.

Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan KKA pada Agustus mendatang merupakan wujud komitmen perguruan tinggi dalam menyelaraskan kurikulum akademik dengan kebutuhan riil masyarakat. Ismail menggarisbawahi bahwa kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat Bombana dan Konawe Selatan diharapkan membawa dampak positif yang berkelanjutan.

“KKA bukan sekadar pemenuhan SKS formal, melainkan ruang pembuktian kepedulian sosial dan integrasi keilmuan civitas akademika IAI Rawa Aopa di tengah masyarakat,” tegasnya.

Di samping itu, Ismail juga menjelaskan bahwa survei lapangan yang dilaksanakan bersama jajaran pimpinan yayasan, rektorat, dan dosen bertujuan untuk memetakan potensi serta tantangan lokal di daerah tujuan. Dengan pemetaan awal yang matang, program kerja yang diusung mahasiswa diyakini dapat tepat sasaran dan memberikan solusi konkret bagi warga setempat.

Selanjutnya, Ismail menerangkan bahwa integrasi antara sektor keagamaan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan tata kelola desa akan menjadi pilar utama dalam agenda KKA tahun ini. Pendekatan berbasis kebutuhan lokal tersebut dinilai penting agar program kerja mahasiswa selaras dengan arah pembangunan daerah target.

Sebagai penutup, ia berpesan kepada seluruh calon peserta untuk mempersiapkan fisik, mental, serta konsep program secara matang sebelum diterjunkan langsung ke lokasi pengabdian.

“Persiapkan diri dengan baik, jaga integritas almamater, dan jadikan momentum KKA ini sebagai sarana belajar serta mengabdi secara tulus,” tutup Ismail.

kataandoolo.com adalah media jaringan (Network) dari katasulsel.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x