Menuju ICOSBE 2026, Binus Gandeng Managing Editor dalam Workshop Publikasi Ilmiah

kataandoolo
28 Jun 2026 01:31
News 0 12
2 menit membaca

Jakarta, Kataandoolo.com – Menjelang perhelatan The 3rd International Conference on Sustainable Business and Entrepreneurship (ICOSBE) 2026, Binus Business School (BBS) bergerak cepat mematangkan persiapan. Sebagai langkah awal, BBS dijadwalkan akan menggelar Pre-Conference Workshop pada 14 Juli 2026 mendatang yang dipusatkan di Kampus Anggrek, Universitas Bina Nusantara, Jakarta.

Forum ilmiah ini diproyeksikan menjadi wadah strategis bagi para akademisi dan peneliti untuk memperdalam metodologi serta strategi publikasi global sebelum konferensi utama dimulai. Research Coordinator Binus Business School, Sambudi Hamali, menegaskan di Jakarta, Sabtu (27/6/2026) bahwa lokakarya ini merupakan bagian tidak terpisahkan dari ekosistem konferensi tahunan tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini dirancang khusus untuk memberikan fondasi yang kuat bagi para peserta agar artikel ilmiah mereka mampu menembus standar global. “Sebuah rangkaian dengan kegiatan ICOSBE 2026,” kata Sambudi di Jakarta, di sela-sela konsinyering publikasi ICOSBE.

“Kami ingin memastikan bahwa ICOSBE bukan sekadar wadah presentasi, melainkan ruang inkubasi riset yang berdampak luas,” ujar Sambudi saat memberikan keterangan pada media.

Lebih lanjut, Sambudi menjelaskan bahwa pelaksanaan workshop ini merupakan komitmen berkelanjutan dari Binus Business School dalam menjaga mutu dan reputasi akademik ICOSBE yang telah berjalan dari tahun ke tahun. Guna mencapai target tersebut, BBS tidak tanggung-tanggung dalam menghadirkan narasumber utama.

Pada edisi kali ini, lokakarya akan menghadirkan kembali Ismail Suardi Wekke, Ph.D., yang merupakan Managing Editor dari penerbit global, sebuah penerbit internasional bereputasi. Kehadiran pakar publikasi ini diharapkan dapat mengupas tuntas teknik menembus jurnal dan buku ilmiah tingkat dunia.

“Kehadiran Ismail Suardi Wekke sebagai pembicara akan meneruskan diskursus kontemporer mengenai lanskap publikasi global yang dinamis,” kata Sambudi optimis.

Sambudi juga menambahkan bahwa melalui rekam jejak narasumber, para peserta akan mendapatkan panduan praktis dan langsung dari dapur redaksi penerbit internasional. Pihak manajemen BBS pun meyakini, melalui persiapan yang matang di Kampus Anggrek ini, kualitas luaran (output) riset dari para delegasi ICOSBE tahun ini akan meningkat secara signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Di akhir penjelasannya, Sambudi menekankan signifikansi tradisi akademik ini bagi universitas. Ia menyebutkan bahwa pre-conference ini telah bertransformasi menjadi jangkar mutu bagi ICOSBE, memastikan bahwa setiap gagasan yang dipresentasikan memiliki daya saing tinggi.

“Lokakarya pra-konferensi ini telah menjadi agenda tahunan wajib ICOSBE untuk terus mengawal kualitas luaran riset para akademisi kita,” pungkas Sambudi menutup pernyataannya.

kataandoolo.com adalah media jaringan (Network) dari katasulsel.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x