Gandeng 7 Kampus Lintas Pulau, Semiloka Nasional di Makassar Sukses Petakan Agenda Kolaboratif

kataandoolo
19 Jun 2026 08:56
2 menit membaca

Makassar, Kataandoolo.com – Tujuh perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia menyepakati penguatan kerja sama akademik dan kelembagaan melalui Seminar dan Lokakarya (Semiloka) Nasional Kemitraan Perguruan Tinggi yang berlangsung di Makassar, 16–17 Juni 2026. Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah agenda kolaboratif yang akan dijalankan selama satu semester mendatang.

Forum yang mempertemukan kampus-kampus lintas provinsi dan lintas pulau itu menjadi ruang konsolidasi untuk menyusun langkah bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Berbagai program strategis, mulai dari pertukaran dosen, kolaborasi penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat, masuk dalam agenda kerja yang disepakati peserta.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, mengatakan kemitraan antarkampus menjadi salah satu strategi penting dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis.

Menurut dia, perguruan tinggi tidak lagi dapat mengandalkan kekuatan institusi masing-masing, melainkan perlu membangun jejaring yang memungkinkan terjadinya pertukaran sumber daya, pengalaman, dan keahlian.

“Kita tidak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri di tengah tuntutan global yang semakin kompleks. Kolaborasi lintas pulau ini adalah kunci untuk saling melengkapi kekurangan dan melejitkan potensi yang kita miliki,” ujar Ismail.

Selama dua hari pelaksanaan kegiatan, para peserta menyusun peta jalan kerja sama yang akan menjadi dasar implementasi program pada semester berikutnya. Kesepakatan tersebut tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga penguatan kapasitas kelembagaan masing-masing perguruan tinggi.

Ismail menuturkan, hasil pertemuan di Makassar dirancang agar dapat segera ditindaklanjuti setelah kegiatan berakhir. Karena itu, setiap kampus telah menyepakati agenda prioritas yang memiliki target dan indikator pelaksanaan yang jelas.

“Kami berkumpul di sini dengan target yang jelas. Pertemuan ini berhasil memetakan agenda kerja konkret untuk satu semester ke depan, sehingga setelah dari Makassar, kita langsung tancap gas beraksi,” katanya.

Ia menambahkan, sinergi lintas kampus diharapkan mampu mempercepat peningkatan mutu pendidikan tinggi, khususnya bagi perguruan tinggi yang berada di daerah. Melalui kolaborasi tersebut, akses terhadap sumber daya akademik dan peluang pengembangan institusi dapat terbuka lebih luas.

Menurut Ismail, tujuan akhir dari kemitraan yang dibangun adalah menciptakan perguruan tinggi yang lebih kuat, adaptif, dan berdaya saing.

“Tujuan akhir kita sangat jelas, yaitu penguatan kapasitas bersama guna melahirkan perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing tinggi,” pungkasnya.

Semiloka Nasional Kemitraan Perguruan Tinggi di Makassar menjadi penanda semakin menguatnya tren kolaborasi antarkampus di Indonesia. Di tengah tuntutan peningkatan mutu pendidikan tinggi, kerja sama lintas wilayah dinilai menjadi salah satu instrumen penting untuk mempercepat tercapainya kampus yang unggul dan kompetitif.

kataandoolo.com adalah media jaringan (Network) dari katasulsel.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x