KBM IAIN Kendari Desak DPRD Sultra Teruskan Aspirasi ke Pusat

kataandoolo
17 Jun 2026 14:00
News 0 12
2 menit membaca

Kendari,Kataandoolo.com – 17 JUNI 2026 – Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari sukses menggelar aksi demonstrasi besar-besaran pada hari ini, Rabu (17/06/2026).

Aksi unjuk rasa yang dipusatkan langsung di Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara ini membawa lima tuntutan krusial terkait kebijakan nasional dan pemenuhan hak-hak rakyat.Situasi di halaman Kantor DPRD Sultra sempat diwarnai ketegangan dan gesekan fisik kecil antara massa aksi dengan pihak Satpol PP yang menjaga ketat pintu masuk.

Ketegangan di halaman kantor tersebut merupakan tendensi taktis yang sengaja dibangun oleh mahasiswa sebagai bentuk penekanan agar para wakil rakyat segera keluar dari ruangan dan menemui massa secara langsung di lapangan.

Meskipun sempat terjadi aksi saling dorong dengan aparat pengamanan di pelataran gedung, KBM IAIN Kendari tetap berkomitmen menjaga aksi berada dalam koridor penyampaian pendapat yang damai dan terukur.

Strategi penekanan di halaman gedung tersebut akhirnya membuahkan hasil. Massa aksi akhirnya disambut dengan sangat baik, terbuka, dan kooperatif oleh pimpinan serta anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara yang bersedia turun langsung menemui mahasiswa di halaman. Pihak parlemen kemudian membuka ruang audiensi yang dinamis di tempat untuk mendengarkan, mendiskusikan, serta menerima secara resmi draf tuntutan yang dibawa oleh KBM IAIN Kendari.

Sekretaris Jenderal DEMA-I IAIN Kendari, Argani Saputra, menegaskan bahwa kehadiran KBM di parlemen daerah adalah murni suara rakyat yang tidak bisa ditawar. “Ketegangan kecil dengan Satpol PP di halaman gedung hari ini adalah bukti bahwa mahasiswa tidak akan mundur sebelum para wakil rakyat keluar menemui aspirasi kami. Kami mengapresiasi DPRD Sultra yang akhirnya mau turun ke halaman dan menerima kami dengan baik. Kami menuntut agar 5 poin tuntutan ini segera diteruskan dan diwujudkan oleh pemerintah pusat.” tegas Argani Saputra.

Melalui aksi langsung di gedung parlemen ini, KBM IAIN Kendari secara tegas mendesak pemerintah melalui DPRD Sultra untuk mengakomodasi 5 (lima) poin utama:

1. Menolak Tegas Revisi Ke-3 UU POLRI No. 2 Tahun 2002.
2. Mendesak evaluasi total program MBG dan Koperasi Merah Putih.
3. Menuntut penurunan harga BBM yang kian mengekik ekonomi rakyat.
4. Mendesak DPR RI segera mengesahkan RUU Perampasan Aset.
5. Menuntut langkah konkret pemerintah dalam melakukan stabilisasi nilai tukar Rupiah.

Perjuangan KBM IAIN Kendari dipastikan akan terus berlanjut hingga keadilan nyata dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, khususnya di Sulawesi Tenggara.

kataandoolo.com adalah media jaringan (Network) dari katasulsel.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x