
Konawe Selatan, Kataandoolo.com – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan bekerja sama dengan BINUS University akan menyelenggarakan Workshop Open Science bertajuk “Instrumen Integritas Riset” pada Jumat, 26 Juni 2026. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung secara daring mulai pukul 08.30 hingga 10.00 WIB (Jakarta) dan menghadirkan akademisi sekaligus pakar psikologi riset, Prof. Dr. Juneman Abraham, S.Psi., M.Si. dari BINUS University sebagai pembicara utama.
Workshop tersebut dirancang untuk memperkuat pemahaman sivitas akademika mengenai prinsip-prinsip Open Science yang meliputi sains terbuka, data terbuka, reproduksibilitas penelitian, kolaborasi, dan transparansi. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh wawasan praktis tentang pentingnya integritas dalam setiap tahapan penelitian ilmiah.
Wakil Rektor I IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya institusi dalam membangun budaya akademik yang berorientasi pada kualitas dan akuntabilitas penelitian.
“Open Science bukan sekadar tren global, tetapi merupakan kebutuhan mendasar dalam membangun ekosistem penelitian yang transparan, dapat dipercaya, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Ismail Suardi Wekke, Kamis (25/6/2026).
Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan saat ini menuntut perguruan tinggi untuk semakin terbuka dalam berbagi data, metode, maupun hasil penelitian. Karena itu, workshop ini akan menjadi ruang pembelajaran sekaligus refleksi bagi para dosen, peneliti, dan mahasiswa.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan BINUS University menjadi langkah strategis dalam memperluas jejaring akademik sekaligus menghadirkan perspektif yang relevan dengan perkembangan riset internasional.
“Kami ingin memastikan bahwa para peneliti memiliki pemahaman yang kuat mengenai instrumen-instrumen integritas riset sehingga mampu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, kredibel, dan memenuhi standar akademik global,” katanya.
Kegiatan ini terbuka bagi dosen, mahasiswa, peneliti, serta masyarakat akademik yang memiliki perhatian terhadap penguatan tata kelola penelitian. Selain memperoleh pemaparan konseptual, peserta juga akan diajak memahami implementasi prinsip Open Science dalam praktik penelitian sehari-hari.
Melalui penyelenggaraan workshop ini, IAI Rawa Aopa Konawe Selatan berharap dapat mendorong lahirnya budaya riset yang lebih terbuka, kolaboratif, dan berintegritas di lingkungan perguruan tinggi.
“Integritas riset adalah fondasi utama kemajuan ilmu pengetahuan. Ketika keterbukaan, transparansi, dan tanggung jawab akademik menjadi budaya bersama, maka penelitian tidak hanya menghasilkan publikasi, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap dunia akademik,” tutup Ismail Suardi Wekke, Ph.D.


Tidak ada komentar