SEAAM Matangkan Persiapan CISEC 2026, Perkuat Kolaborasi dengan Mitra Regional

kataandoolo
23 Jul 2026 03:43
Pendidikan 0 10
2 menit membaca

Makassar, Kataandolo.com – Southeast Asia Academic Mobility (SEAAM) memperkuat persiapan pelaksanaan Celebes International Summit on Education and Culture (CISEC) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026. Persiapan dilakukan dengan memperkuat koordinasi teknis di dalam negeri sekaligus menjajaki kemitraan dengan organisasi berbasis komunitas di Malaysia.

Komite Saintifik SEAAM, Ismail Suardi Wekke, sebelumnya menggelar pertemuan daring dengan jajaran otoritas Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Jumat (17/7/2026). Pertemuan tersebut membahas kesiapan dukungan fasilitas dan koordinasi teknis untuk menunjang mobilitas peserta serta delegasi yang akan mengikuti rangkaian CISEC 2026.

“Pertemuan daring bersama otoritas Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menjadi tonggak penting dalam memastikan seluruh kesiapan logistik dan pintu masuk para delegasi internasional terfasilitasi dengan standar terbaik,” kata Ismail.

Menurut Ismail, koordinasi dengan pihak bandara menjadi bagian dari persiapan teknis untuk memastikan pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sesuai dengan agenda yang telah dirancang.

Di sisi lain, SEAAM juga membuka peluang kerja sama dengan mitra dari Malaysia. Ismail melakukan pertemuan langsung dengan pengurus Koperasi Homestay Teluk Ketapang Malaysia untuk membahas kemungkinan keterlibatan organisasi tersebut dalam pelaksanaan CISEC 2026.

“Dukungan dari Koperasi Homestay Teluk Ketapang Malaysia menunjukkan bahwa CISEC tidak hanya berfokus pada wacana akademik, tetapi juga menyentuh aspek kebudayaan dan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas,” ujarnya.

Penjajakan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya SEAAM memperluas jaringan CISEC ke tingkat regional. Keterlibatan mitra dari Malaysia diharapkan dapat membuka ruang pertukaran pengalaman dalam pengembangan kebudayaan dan pariwisata berbasis masyarakat.

Ismail mengatakan, CISEC 2026 dirancang sebagai forum yang mempertemukan berbagai pihak dari sektor pendidikan dan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara. Forum tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ruang pertukaran gagasan, tetapi juga menghasilkan rekomendasi yang dapat dikembangkan dalam kerja sama lintas negara.

“Kami merancang CISEC sebagai ruang dialog inklusif yang dapat menghubungkan pemikir, praktisi, dan pemangku kebijakan untuk saling bertukar gagasan demi kemajuan pendidikan dan kebudayaan di Asia Tenggara,” tegas Ismail.

Selain koordinasi dengan otoritas bandara dan penjajakan kerja sama dengan mitra Malaysia, SEAAM saat ini tengah mematangkan agenda kegiatan dan melakukan penyaringan karya ilmiah yang akan menjadi bagian dari rangkaian CISEC 2026.

CISEC 2026 diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi akademisi, praktisi, komunitas, dan pemangku kebijakan untuk memperkuat hubungan antarnegara di Asia Tenggara melalui kerja sama di bidang pendidikan dan kebudayaan.

kataandoolo.com adalah media jaringan (Network) dari katasulsel.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x