
Konawe Selatan, Kataandoolo.com – Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa yang sementara ini dalam pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa dengan orientasi yang lebih komprehensif. Selain fokus pada pencapaian output praktikum di sekolah, program PPL kali ini dirancang dengan pendekatan integrasi antarunsur Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang akan dipuncaki dengan penyelenggaraan seminar akademik di akhir kegiatan.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, menegaskan bahwa PPL tidak boleh sekadar menjadi rutinitas administratif bagi mahasiswa. Saat meninjau jalannya pemantauan PPL, beliau menyatakan bahwa program ini merupakan momentum bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan teknis sekaligus melakukan pengabdian yang terukur, Selasa (12/5/2026).
Ia menyebutkan bahwa melalui integrasi ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mengajar, tetapi juga mampu memetakan masalah di lapangan untuk kemudian didiskusikan dalam forum ilmiah yang telah disiapkan pihak fakultas. Ismail Suardi Wekke secara lugas memberikan arahan mengenai arah kebijakan institusi dalam mendukung program ini.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah aktivitas mahasiswa di lokasi PPL merupakan wujud nyata dari penyatuan antara pendidikan, penelitian sederhana, dan pengabdian masyarakat,” tegas Ismail.
Beliau juga menambahkan bahwa pelaksanaan seminar di akhir kegiatan adalah cara lembaga untuk mendokumentasikan pengalaman lapangan menjadi karya intelektual. “Mahasiswa harus mampu mengonversi temuan lapangan menjadi laporan akademik yang berkualitas, sehingga seminar tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan panggung diseminasi hasil praktik,” tambahnya dengan penuh optimisme.
Lebih lanjut, Ismail menekankan pentingnya sinergi antarunit dalam menyukseskan agenda ini, terutama dalam hal kesiapan sumber daya. Beliau menyatakan bahwa pihak rektorat berkomitmen penuh dalam memberikan dukungan fasilitas dan perencanaan yang matang agar seminar akhir ini menjadi standar baru dalam pelaksanaan PPL.
“Seminar ini adalah bukti komitmen kami bahwa lulusan IAI Rawa Aopa tidak hanya mahir secara praktik, tetapi juga tangguh secara teoretis dan analitis dalam melihat dinamika di dunia pendidikan,” pungkasnya.
Integrasi dharma yang satu dengan dharma lainnya dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi ini diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi sekolah-sekolah mitra. Pihak fakultas menilai, dengan adanya seminar akhir, hasil-hasil inovasi pembelajaran yang ditemukan mahasiswa selama PPL dapat diadopsi kembali oleh sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Konawe Selatan.


Tidak ada komentar