Sinergi Agama dan Sains: Langkah IAI Rawa Aopa Rintis Kerjasama ITB Bandung

kataandoolo
5 Jul 2026 11:03
2 menit membaca

Bandung, Kataandolo.com – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan terus memperluas jejaring kerja sama akademik dan kelembagaan di tingkat nasional. Langkah tersebut diawali dengan kehadiran pimpinan IAI Rawa Aopa dalam seminar ilmiah yang diselenggarakan oleh Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) Institut Teknologi Bandung (ITB) di Kampus ITB Ganesha, Bandung, Jumat (3/7/2026).

Partisipasi tersebut menjadi langkah awal dalam membangun kemitraan strategis antara IAI Rawa Aopa dan SAPPK ITB. Kolaborasi ini diharapkan mampu mengintegrasikan perspektif ilmu keagamaan dengan perencanaan wilayah, kebijakan publik, serta pengembangan kelembagaan berbasis riset.

Wakil Rektor IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, mengatakan bahwa kehadiran pihaknya di lingkungan akademik ITB merupakan momentum penting untuk memperluas wawasan mengenai tata kelola perguruan tinggi dan pengembangan riset yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami berkomitmen membawa visi IAI Rawa Aopa melampaui batas-batas regional melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi bereputasi seperti ITB. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” kata Ismail.

Ismail yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian serta Direktur Pascasarjana IAI Rawa Aopa menjelaskan, hasil dari pertemuan tersebut akan segera ditindaklanjuti melalui penyusunan program kerja sama yang lebih konkret.

Menurutnya, penguatan knowledge management, tata kelola berbasis digital, serta pengembangan riset bersama menjadi beberapa agenda yang akan diprioritaskan.

“Langkah awal setelah seminar ini adalah menyusun konsep kemitraan formal yang mencakup joint research, pengembangan kebijakan publik, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga program akademik yang saling menguatkan,” jelasnya.

Sementara itu, pihak SAPPK ITB menyambut baik inisiatif kerja sama tersebut. Melalui perwakilan panitia seminar, SAPPK ITB menyampaikan apresiasi atas komitmen IAI Rawa Aopa dalam membangun kolaborasi lintas disiplin ilmu.

Menurutnya, sinergi antara bidang perencanaan wilayah, kebijakan publik, dan kajian keagamaan memiliki potensi besar untuk menghasilkan solusi yang adaptif terhadap berbagai persoalan pembangunan, khususnya di daerah.

“SAPPK ITB selalu terbuka terhadap kolaborasi interdisipliner yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan tata ruang, kebijakan publik, dan kemajuan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia,” ujar perwakilan SAPPK ITB.

Melalui pertemuan tersebut, kedua institusi berharap komunikasi yang telah terjalin dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama. Kemitraan ini diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan pendidikan tinggi, riset, serta inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di Sulawesi Tenggara.

kataandoolo.com adalah media jaringan (Network) dari katasulsel.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x