Klarifikasi Dana Bos: PERAK SULTRA Dan SULTRA Cw Apresiasi Transparansi Manajemen SMP 3 Negeri Kendari

kataandoolo
2 Jun 2026 09:11
News 0 6
2 menit membaca

Kendari,Kataandoolo.com – Ketua Umum Pergerakan Rakyat Sulawesi Tenggara (PERAK SULTRA), Adi Saputra Jaya, bersama Direktur Eksekutif Sulawesi Tenggara Corruption Watch (SULTRA_Cw), Yusrim, S.Sos., melakukan kunjungan silaturahmi ke SMP Negeri 3 Kendari pada Selasa (2/6/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan klarifikasi langsung terkait pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun anggaran 2024-2025 yang sempat menjadi sorotan publik.

Kedatangan perwakilan lembaga tersebut disambut langsung oleh Kepala SMPN 3 Kendari, Sabil, S.Pd., M.Pd., di ruang kerja beliau.

Penjelasan Kepala Sekolah
Dalam diskusi tersebut, Sabil memberikan tanggapan terbuka mengenai polemik penggunaan Dana BOS yang dipertanyakan masyarakat. Ia menyambut baik kehadiran pihak pengontrol sosial sebagai bentuk dukungan terhadap transparansi sekolah.
“Secara pribadi dan institusi, saya mengelola Dana BOS sesuai dengan prosedur dan petunjuk teknis (juknis) yang berlaku.

Pemeliharaan sarana dan prasarana telah dilaksanakan sesuai dengan anggaran yang diterima. Semua dana memiliki pos masing-masing, sehingga saya pastikan tidak ada praktik penyimpangan. Niat saya hanya satu, membesarkan nama baik SMPN 3 Kendari dan mempertahankan predikat akreditasi A yang telah diraih,” tegas Sabil.

Hasil Kunjungan dan Temuan Lapangan
Setelah melakukan peninjauan langsung dan diskusi mendalam, pihak PERAK SULTRA dan SULTRA_Cw menyatakan bahwa dugaan penyalahgunaan anggaran tidak terbukti. Berdasarkan kondisi riil di lapangan, pengelolaan Dana BOS dinilai telah berjalan sesuai dengan juknis yang ditetapkan pemerintah.

Ketua Umum PERAK SULTRA, Adi Saputra Jaya, menyampaikan apresiasinya terhadap keterbukaan pihak sekolah. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak berdasar.

“Setelah melihat langsung kondisi SMPN 3 Kendari, kami menilai Dana BOS benar-benar digunakan sesuai peruntukannya. Kami menghimbau masyarakat dan orang tua murid agar tidak mudah percaya dengan isu yang tidak jelas. Sosok Bapak Sabil terbukti mampu memimpin sekolah dengan 1.000 siswa dan 58 guru ini dengan sangat baik, sehingga SMPN 3 Kendari tetap layak mempertahankan predikat akreditasi A,” pungkas Adi.

Kunjungan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus menjaga sinergi antara pihak sekolah dan elemen masyarakat demi kemajuan dunia pendidikan di Kota Kendari.

kataandoolo.com adalah media jaringan (Network) dari katasulsel.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x