IAI Rawa Aopa Sosialisasikan Program Studi di Penamatan Santri Pesantren Hajjah Haniah Maros

kataandoolo
17 Jun 2026 08:05
3 menit membaca

Maros, Kataandoolo.com – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan terus memperluas jejaring pendidikan dan menjaring calon mahasiswa baru melalui berbagai kegiatan sosialisasi di sejumlah daerah. Salah satunya dilakukan dalam acara penamatan santri Pondok Pesantren Hajjah Haniah, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Rabu (17/6/2026).

Kehadiran jajaran rektorat IAI Rawa Aopa dalam kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk memperkenalkan berbagai program studi unggulan, sistem pembelajaran, fasilitas kampus, hingga peluang beasiswa kepada para santri yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Acara penamatan berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan santri, wali murid, serta tokoh masyarakat. Dalam kesempatan itu, pihak kampus memberikan gambaran mengenai visi akademik dan prospek lulusan sebagai bekal bagi para santri dalam menentukan pilihan pendidikan tinggi.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, Ph.D., menegaskan pentingnya membangun sinergi antara pondok pesantren dan perguruan tinggi Islam dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

“Kami melihat potensi dari para santri di Pesantren Hajjah Haniah ini. IAI Rawa Aopa hadir bukan sekadar menawarkan program studi, tetapi menyediakan ekosistem akademik yang siap menempa mereka menjadi sarjana yang unggul dan berdaya saing global,” ujar Ismail saat memberikan sambutan.

Menurutnya, para alumni pesantren memiliki modal karakter, kedisiplinan, dan nilai-nilai keislaman yang kuat untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

Ia juga menjelaskan bahwa IAI Rawa Aopa saat ini terus melakukan penguatan tata kelola kampus melalui transformasi digital dan pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan zaman.

“Transformasi digital dan penguatan kurikulum berbasis kebutuhan zaman menjadi prioritas kami agar lulusan memiliki kompetensi yang relevan dan mampu bersaing di dunia kerja,” katanya.

Selain itu, IAI Rawa Aopa berkomitmen memperluas akses pendidikan tinggi melalui berbagai program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi, termasuk lulusan pesantren yang memiliki keterbatasan ekonomi.

“Jangan ragu untuk melangkah ke jenjang perguruan tinggi. Kami di IAI Rawa Aopa telah menyiapkan jalur-jalur beasiswa khusus bagi para kader pesantren yang berkomitmen tinggi untuk belajar dan mengabdi pada masyarakat,” tegas Ismail.

Kegiatan sosialisasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya IAI Rawa Aopa memperluas jangkauan calon mahasiswa di luar Sulawesi Tenggara sekaligus mempererat hubungan kelembagaan dengan jaringan pondok pesantren di berbagai daerah.

Melalui pendekatan langsung kepada para santri dan orang tua, kampus berharap dapat memberikan informasi yang utuh mengenai peluang pendidikan tinggi serta prospek pengembangan karier lulusan.

Menutup kegiatan, Ismail menyampaikan harapannya agar para lulusan Pondok Pesantren Hajjah Haniah dapat melanjutkan pendidikan di IAI Rawa Aopa dan menjadi bagian dari generasi muda yang berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

“Sinergi antara Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan melalui jalur pendidikan ini adalah langkah nyata kita dalam membangun peradaban umat. Kami tunggu kiprah dan kontribusi terbaik kalian di kampus IAI Rawa Aopa Konawe Selatan,” pungkasnya.

kataandoolo.com adalah media jaringan (Network) dari katasulsel.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x