Pimpinan IAI Rawa Aopa Hadiri Sidang Terbuka Promosi Doktor Yusril Ihza Mahendra di UI

kataandoolo
5 Jul 2026 03:56
3 menit membaca

Depok, Kataandoolo.com – Pimpinan Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan menghadiri sidang terbuka promosi doktor Yusril Ihza Mahendra di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Kamis (2/7/2026).

Dalam sidang tersebut, Yusril yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul Penafsiran Kembali Pemikiran Mohammad Natsir tentang Relasi Islam dengan Negara: Sebuah Telaah Filsafat dengan Pendekatan Hermeneutika Fenomenologis-Eksistensial.

Melalui disertasi tersebut, ia mengkaji secara mendalam pemikiran Mohammad Natsir mengenai konsep teistik demokrasi sebagai jalan tengah dalam relasi antara Islam dan negara, sekaligus menawarkan perspektif filosofis terhadap hubungan agama dan demokrasi di Indonesia.

Di bawah bimbingan Promotor Manneke Budiman dan Co-Promotor Bondan Kanumoyoso, Yusril dinyatakan lulus oleh tim penguji dan resmi meraih gelar Doktor Ilmu Filsafat dengan predikat Sangat Memuaskan.

Kehadiran pimpinan IAI Rawa Aopa Konawe Selatan dalam forum akademik tersebut menjadi wujud komitmen institusi dalam mendukung pengembangan tradisi keilmuan sekaligus memperluas jejaring kelembagaan di tingkat nasional.

Sidang promosi doktor itu turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, pejabat negara, pimpinan lembaga tinggi negara, menteri Kabinet Merah Putih, politisi senior, akademisi, serta pakar hukum dari berbagai perguruan tinggi. Hadir pula keluarga besar Mohammad Natsir, kolega akademik, serta kerabat dan sahabat dekat Yusril, termasuk jajaran Partai Bulan Bintang.

Selain pimpinan IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, sejumlah akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta dan sekitarnya juga tampak hadir untuk memberikan apresiasi sekaligus mengikuti jalannya sidang ilmiah tersebut.

Pimpinan IAI Rawa Aopa Konawe Selatan menyampaikan apresiasi atas capaian akademik yang diraih Yusril. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi inspirasi bagi civitas akademika, khususnya di Sulawesi Tenggara, untuk terus mengembangkan budaya riset dan pemikiran kritis.

“Kehadiran kami di sini merupakan bentuk penghormatan terhadap tradisi intelektual. Beliau adalah sosok yang memiliki kontribusi besar dalam pengembangan pemikiran hukum tata negara dan filsafat politik di Indonesia. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi dunia pendidikan di daerah, termasuk di IAI Rawa Aopa, untuk terus melahirkan pemikir-pemikir besar,” kata Ismail Suardi Wekke.

Dikenal sebagai salah satu pakar hukum tata negara paling berpengaruh di Indonesia pascareformasi, Yusril memiliki rekam jejak panjang di dunia pemerintahan dan akademik. Selain pernah menduduki berbagai jabatan menteri di sejumlah kabinet, ia juga merupakan Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Indonesia.Gelar doktor di bidang Ilmu Filsafat semakin melengkapi perjalanan akademiknya.

Momentum promosi doktor tersebut juga dimanfaatkan pimpinan IAI Rawa Aopa Konawe Selatan untuk berdiskusi dan menjalin komunikasi dengan sejumlah tokoh pendidikan, akademisi, dan pemimpin lembaga keagamaan yang hadir. 

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi di bidang tridarma perguruan tinggi, termasuk penyelenggaraan kuliah umum, pengembangan riset, serta kerja sama akademik di bidang hukum, filsafat, dan humaniora.

kataandoolo.com adalah media jaringan (Network) dari katasulsel.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x