CIDES ICMI Usulkan STEMPreneur untuk Perkuat Literasi Siswa, IAI Rawa Aopa Siap Mendukung

kataandoolo
20 Jun 2026 13:20
2 menit membaca

Jakarta, Kataandoolo.com – Upaya memperkuat kemampuan literasi siswa Indonesia terus didorong melalui berbagai inovasi pembelajaran. Salah satunya datang dari Center for Information and Development Studies Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (CIDES ICMI) yang menawarkan model pembelajaran STEMPreneur kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Gagasan tersebut disampaikan dalam audiensi antara CIDES ICMI dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti di Jakarta, Kamis (4/6/2026). Model STEMPreneur menggabungkan pembelajaran Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) dengan penguatan jiwa kewirausahaan sebagai upaya meningkatkan literasi sains, numerasi, membaca, dan literasi finansial siswa.

Direktur CIDES ICMI, Prof. Dr. Andi Faisal Bakti, mengatakan pendekatan pembelajaran perlu disesuaikan dengan tantangan zaman yang menuntut kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah.

“Model STEMPreneur yang kami formulasikan ini dirancang agar siswa tidak sekadar menghafal rumus, melainkan mampu menerapkan ilmu sains dan matematika untuk memecahkan persoalan nyata yang bernilai ekonomi,” ujarnya.

Menurut Andi, pembelajaran berbasis proyek dapat menjadi sarana efektif untuk mengintegrasikan berbagai kemampuan literasi sekaligus menumbuhkan karakter kewirausahaan sejak dini.

Dalam pertemuan tersebut, Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan turut menyatakan kesiapan mendukung pengembangan model STEMPreneur melalui Fakultas Tarbiyah. Kampus tersebut berencana mengintegrasikan pendekatan STEM dan kewirausahaan ke dalam pendidikan calon guru.

Melalui kolaborasi tersebut, lulusan Tarbiyah diharapkan memiliki kompetensi pedagogik yang kuat sekaligus mampu menerapkan metode pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyambut baik berbagai masukan yang disampaikan. Menurutnya, gagasan yang berkembang dari kalangan akademisi dan lembaga riset dapat menjadi referensi dalam penguatan program literasi nasional.

kataandoolo.com adalah media jaringan (Network) dari katasulsel.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x