OTT Oknum LSM di Kasus PT ST Nikel Dinilai Janggal, Garpem Sultra Duga Ada Unsur Suap dari Perusahaan

kataandoolo
26 Mar 2026 08:27
Headline News 0 13
2 menit membaca

Kendari – Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap sejumlah oknum LSM yang diduga melakukan pemerasan terhadap perusahaan tambang nikel PT ST Nikel menuai sorotan dari berbagai pihak. Ketua Umum Garda Pemuda Sulawesi Tenggara (Garpem Sultra), Aksan Setiawan Tabangge, menilai kasus tersebut tidak bisa hanya dilihat dari satu sisi, karena diduga terdapat indikasi suap yang dilakukan oleh pihak perusahaan.

Aksan Setiawan Tabangge menyampaikan bahwa dalam kasus OTT tersebut, aparat penegak hukum diminta untuk mengusut secara menyeluruh, termasuk kemungkinan adanya pemberian uang dari pihak perusahaan yang dapat dikategorikan sebagai suap, bukan semata-mata pemerasan oleh oknum LSM.

Menurutnya, dalam praktik di lapangan, sering terjadi komunikasi antara pihak perusahaan dan kelompok masyarakat atau lembaga, sehingga perlu ditelusuri apakah uang yang diberikan merupakan hasil pemerasan atau justru bentuk pemberian yang disengaja oleh pihak perusahaan.

“Kami meminta aparat penegak hukum untuk objektif dalam menangani kasus OTT terhadap oknum LSM terkait PT ST Nikel. Jangan hanya fokus pada dugaan pemerasan, tetapi juga harus didalami apakah ada unsur suap dari pihak perusahaan,” ujar Aksan Setiawan Tabangge.

Ia juga menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara adil dan transparan agar tidak menimbulkan persepsi bahwa hukum hanya tajam ke satu pihak.

Aksan menambahkan, jika benar terdapat pemberian uang dari perusahaan, maka hal tersebut juga harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku, karena pemberi dan penerima sama-sama dapat dikenakan sanksi pidana apabila memenuhi unsur tindak pidana.

“Kami berharap aparat tidak tebang pilih. Jika ada pemberi, maka harus diperiksa juga. Jangan sampai hukum hanya menyasar satu kelompok saja,” tegasnya.

Garpem Sultra menyatakan akan terus mengawal proses hukum kasus tersebut agar berjalan transparan dan tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Sulawesi Tenggara yang banyak terdapat aktivitas pertambangan.

kataandoolo.com adalah media jaringan (Network) dari katasulsel.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x