Sinergi Teknologi dan Moralitas: Wujudkan Budaya Riset Transparan di Bulan Ramadhan 1447 H

kataandoolo
21 Feb 2026 14:18
2 menit membaca

Konawe Selatan, Kataandoolo.com – Mengisi waktu luang menjelang berbuka puasa dengan kegiatan intelektual, sejumlah institusi pendidikan tinggi berkolaborasi menggelar program bertajuk “Ngabuburit with Turnitin”. Mengangkat tema “Integritas Riset dengan Dukungan Teknologi di Bulan Ramadhan”, inisiatif ini bertujuan menyelaraskan nilai spiritualitas kejujuran dengan etika ilmiah yang fundamental.

Kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar akademik untuk memperkuat kapasitas intelektual para peneliti dan akademisi. Fokus utamanya adalah menggeser paradigma penggunaan teknologi Turnitin; dari yang semula dianggap sekadar alat “pendeteksi plagiarisme” menjadi instrumen edukasi untuk meningkatkan kualitas karya ilmiah.

Melalui forum ini, peserta diajak mengeksplorasi teknik parafrasa yang benar dan manajemen sitasi yang akurat. Hal ini diharapkan dapat meminimalisir praktik plagiarisme yang tidak disengaja serta memastikan setiap publikasi memiliki kredibilitas tinggi di tingkat internasional.

“Program ini dirancang untuk menyatukan nilai-nilai Ramadhan, seperti disiplin dan kejujuran, ke dalam ekosistem pendidikan tinggi guna melahirkan budaya akademik yang sehat dan transparan,” kata Ismail Suardi Wekke, Komite Saintifik kegiatan ini, Sabtu (21/2/2026).

Dengan kolaborasi ini, institusi berharap dapat mencetak peneliti yang tidak hanya unggul secara kognitif, tetapi juga memiliki integritas etis yang kokoh sebagai bagian dari kontribusi nyata bagi ilmu pengetahuan.

Sesi perdana dari rangkaian kegiatan edukatif ini dijadwalkan berlangsung pada hari Selasa, 24 Februari 2026, yang bertepatan dengan momentum 7 Ramadhan 1447 H. Mengingat jangkauan pesertanya yang luas, panitia telah menetapkan waktu pelaksanaan serentak di tiga zona waktu Indonesia, yakni pukul 14.00 WIB (Jakarta), 15.00 WITA (Makassar/Maros), dan 16.00 WIT (Papua/Wamena).

Keberhasilan inisiatif ini tidak lepas dari sinergi kuat antara Turnitin Indonesia dengan Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan. Selain itu, program ini didukung penuh oleh konsorsium institusi pendidikan dan organisasi profesi yang berkomitmen pada penguatan literasi digital, di antaranya:
Kolaborasi Turnitin Indonesea dengan IAI Rawa Aopa Konawe Selatan juga menggandeng Sektor Akademik: STAI DDI Maros, STAI DDI Pangkep, IAI DDI Sidrap, serta Institut Bisnis dan Keuangan (IBK) NITRO Makassar.

Kemudian juga, turut bergabung, Lembaga Kajian & Pendidikan: International Universities Community Service and Research Synergy (IUCSRS) – Dewan Pendidikan Kabupaten Maros. Begitu pula dengan Organisasi Strategis: NR Institute dan Lembaga Teknologi Mahasiswa Islam (LTMI) HMI Cabang Makassar Timur.

Kolaborasi lintas sektoral ini diharapkan mampu menciptakan efek domino dalam peningkatan standar publikasi ilmiah di kawasan Indonesia Tengah dan Timur, sekaligus menjadikan Ramadhan sebagai bulan produktivitas intelektual.

kataandoolo.com adalah media jaringan (Network) dari katasulsel.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x