Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, Terima audiensi  Pimpinan PT Nusantara Multiglobal Sinergi

kataandoolo
21 Jan 2026 23:29
News 0 12
3 menit membaca

Jakarta, Kataandoolo.com – Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, secara resmi menerima audiensi jajaran pimpinan PT Nusantara Multiglobal Sinergi yang dipimpin oleh Direktur Utama Iin Inawati di Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Pertemuan strategis tersebut menjadi momentum krusial dalam membahas peta jalan pengembangan energi terbarukan yang akan diintegrasikan dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Dalam penyampaiannya, Menteri Koperasi memberikan penekanan khusus mengenai urgensi ketersediaan energi di wilayah pelosok. Beliau menginstruksikan agar kolaborasi lintas sektor ini tidak berhenti pada tataran diskusi, melainkan harus segera diterjemahkan ke dalam aksi nyata di lapangan demi kepentingan rakyat.
Ferry Juliantono secara eksplisit menyatakan bahwa kolaborasi ini harus segera direalisasikan, khususnya untuk menghadirkan sumber energi bagi desa-desa terisolir.

Beliau menilai akses energi merupakan hak dasar yang akan menjadi fondasi utama bagi pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia di tingkat perdesaan.

Lebih lanjut, Menteri Koperasi menggarisbawahi pentingnya aspek teknis dan akurasi dalam fase awal proyek ini. Beliau menegaskan bahwa penetapan desa percontohan perlu dilakukan secara tepat dan terukur agar implementasinya benar-benar efektif dan dapat menjadi rujukan nasional bagi program serupa di masa depan.

Visi besar kementerian adalah melalui koperasi dapat menyediakan energi baru terbarukan (EBT) sebagai katalisator utama yang menghidupkan nadi perekonomian di desa.

Ferry berharap kehadiran teknologi ini di bawah naungan KDKMP mampu memicu lahirnya unit-unit bisnis baru yang dikelola secara kolektif oleh warga desa setempat.

Menteri Koperasi kembali menegaskan bahwa energi terbarukan ini harus menjadi penggerak aktivitas bisnis desa melalui KDKMP, sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan desa secara berkelanjutan. Skema ini diproyeksikan mampu memutus rantai ketergantungan energi dari luar wilayah.

Menanggapi arahan tersebut, Direktur Program NR Institute, Ismail Suardi Wekke, menyatakan optimisme yang tinggi terhadap sinergi antara Nusantara Group dan pemerintah. Ismail memandang pertemuan ini sebagai sebuah peluang besar untuk meneruskan serta memperluas cakupan kerja sama yang selama ini telah dirintis secara profesional.

Menurut Ismail, kerja sama yang akan dijalin dengan Kementerian Koperasi tidak hanya terbatas pada sektor infrastruktur energi semata. Ia mengungkapkan adanya potensi pengembangan kapasitas sumber daya manusia melalui pelibatan akademisi dan profesional dalam struktur penggerak ekonomi di desa-desa.

Secara spesifik, Ismail Suardi Wekke menyatakan bahwa kolaborasi ini tidak saja dalam kegiatan EBT tetapi juga berpeluang untuk melaksanakan kegiatan kolaboratif Sarjana Penggerak Koperasi. Program ini diharapkan mampu menyalurkan talenta muda berkualitas untuk mendampingi KDKMP dalam mengelola potensi bisnis desa secara modern dan akuntabel.

Dengan adanya diskusi tersebut, menjadi peluang bagi Nusantara Group untuk menyusun usulan implementasi. Sinergi antara kebijakan pemerintah dan inovasi sektor swasta ini diharapkan mampu membawa transformasi nyata bagi ekosistem koperasi di Indonesia, sekaligus mempercepat tercapainya kedaulatan energi nasional.

kataandoolo.com adalah media jaringan (Network) dari katasulsel.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x