
Jakarta, Kataandoolo.com – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan terus memperkuat jejaring internasionalnya dengan melakukan kunjungan strategis ke Malaysia.
Dalam pertemuan yang berlangsung dalam makan malam alumni Malaysia di Indonesia (Jakarta, 15 Februari 2026), pimpinan IAI Rawa Aopa secara khusus mengenalkan potensi pendidikan tinggi dari Sulawesi Tenggara langsung kepada Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia. Langkah ini menjadi bagian dari upaya akselerasi kampus menuju rekognisi global dan penguatan kolaborasi akademik di tingkat Asia Tenggara.
Sebagaimana diketahui EMGS (Education Malaysia Global Services) yang merupakan agensi Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia melaksanakan gala dinner untuk memperkukuh jalinan komunikasi antara alumni Malaysia di Indonesia. Ismail Suardi Wekke turut hadir dalam acara tersebut yang dilaksanakan bersama antara EMSG dan juga IKAPIM (Ikatan Alumni Pelajar Indonesia se-Malaysia) dengan dukungan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, menyatakan bahwa pertemuan ini merupakan momentum bagi institusi untuk memperluas cakrawala kerja sama lintas negara. Menurutnya, memperkenalkan identitas kampus dari daerah ke level internasional akan membuka peluang besar bagi pertukaran mahasiswa dan riset kolaboratif.
Ia menegaskan bahwa kehadiran IAI Rawa Aopa di Malaysia adalah wujud nyata dari komitmen kampus dalam membawa nama baik Sulawesi Tenggara ke panggung dunia. Ismail Suardi Wekke juga menjelaskan bahwa fokus utama dari penjajakan ini adalah membangun jembatan intelektual yang kokoh antara Indonesia Timur dan Malaysia.
Beliau berharap sinergi ini nantinya dapat diwujudkan dalam program-program konkret yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di kedua negara. Terkait visi jangka panjang, Ismail menyampaikan bahwa langkah diplomasi pendidikan ini akan terus ditingkatkan guna memastikan IAI Rawa Aopa tetap relevan dalam perkembangan pendidikan global.
Saat memberikan keterangan resmi, Ismail Suardi Wekke menekankan pentingnya kolaborasi ini dengan menyatakan bahwa pertemuan tersebut bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan langkah strategis untuk menempatkan IAI Rawa Aopa dalam ekosistem pendidikan tinggi di Asia Tenggara.
“Kami datang membawa semangat dari Sulawesi Tenggara untuk belajar sekaligus berbagi praktik baik dalam pengelolaan pendidikan tinggi Islam yang moderat dan inovatif,” ujar Ismail saat menyapa Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia dalam acara tersebut.
Menutup pernyataannya, ia menambahkan bahwa sambutan hangat dari pihak Malaysia menjadi sinyal positif bagi masa depan kerja sama kedua belah pihak.
“Interaksi langsung dengan Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia memberikan optimisme baru bagi kami bahwa perguruan tinggi di daerah memiliki ruang yang sama luasnya untuk bersaing di level internasional,” tegas Ismail Suardi Wekke yang merupakan alumni Universiti Kebangsaan Malaysia.
Terakhir, Ismail menggarisbawahi komitmen institusi dengan berujar bahwa IAI Rawa Aopa siap menjadi mitra strategis dalam berbagai inisiatif akademik yang melibatkan universitas-universitas ternama di Malaysia.
“Kita bersiap melaksanakan kegiatan SEASIHE yang merupakan kerjasama antara perguruan tinggi Indonesia-Malaysia,” pungkas Ismail.


Tidak ada komentar