BRIDA Konawe Selatan dan IAI Rawa Aopa Adakan Diskusi Terpumpun, Siap Berkolaborasi

kataandoolo
27 Jan 2026 06:34
News 0 20
2 menit membaca

Kataandoolo.com, Andoolo – Memperkuat sinergi antara akademisi dan pemerintah daerah, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Konawe Selatan menerima kunjungan kerja dari Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan dalam sebuah forum diskusi terpumpun di kantor BRIDA Konsel, Senin (26/1/2026). Pertemuan ini merupakan langkah konkret untuk menindaklanjuti rintisan kerja sama strategis dalam pengembangan riset dan pengabdian masyarakat di wilayah Konawe Selatan.

Kepala BRIDA Konawe Selatan menyambut langsung kehadiran delegasi IAI Rawa Aopa dengan didampingi oleh jajaran Kepala Bidang, staf BRIDA, serta para peneliti. Dari pihak kampus IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, hadir Dekan Fakultas Syariah, Ketua Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam, serta Ketua Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah yang turut memberikan perspektif akademis dalam diskusi tersebut.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian IAI Rawa Aopa Konawe Selatan, Ismail Suardi Wekke, menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi jembatan penting bagi perguruan tinggi untuk berkontribusi secara nyata. Ismail Suardi Wekke menyampaikan bahwa pertemuan ini sebagai silaturahmi, juga ikhtiar menyelaraskan agenda riset kampus dengan kebutuhan pembangunan daerah yang dikelola oleh BRIDA. 

Ia juga menjelaskan bahwa IAI Rawa Aopa berkomitmen untuk menerjunkan tenaga ahli dan mahasiswa guna mendukung program-program inovasi yang sedang dirancang oleh pemerintah daerah. Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai kearifan lokal dalam setiap kajian ilmiah agar hasil riset dapat diimplementasikan dengan tepat sasaran di tengah masyarakat Konawe Selatan.

Dalam sesi diskusi, Ismail Suardi Wekke secara lugas memberikan dorongan kepada kedua belah pihak untuk segera merumuskan draf kerja sama yang lebih teknis. “Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa kerja sama ini tidak berhenti di atas kertas, melainkan bertransformasi menjadi aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat Konsel,” ujar Ismail di hadapan para peserta diskusi. 

Ismail juga menambahkan, “Potensi daerah kita sangat besar, dan dengan sinergi antara kepakaran dosen kami serta data lapangan dari BRIDA, kita bisa menciptakan solusi yang berbasis data.” 

Sebagai penutup pernyataannya, ia menegaskan, “IAI Rawa Aopa mengundang BRIDA untuk menjadi mitra IAI Rawa Aopa dalam mengawal setiap kebijakan daerah melalui pendekatan riset dan inovasi yang inklusif.”

Diskusi terpumpun ini diakhiri dengan kesepakatan untuk mempertajam poin-poin kolaborasi, terutama dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya lokal dengan menerbitkan Perjanjian Kerjasama (PKS). Melalui kemitraan ini, kedua lembaga berharap dapat melahirkan inovasi-inovasi baru yang mampu mendorong kemajuan daerah serta memperkuat ekosistem riset di Sulawesi Tenggara, khususnya di Kabupaten Konawe Selatan. (ISW 007)

kataandoolo.com adalah media jaringan (Network) dari katasulsel.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x