Ketika Mutu Tak Lagi Soal Jarak: UniMUDA Sorong Raih Akreditasi TertinggiSorong, kataandoolo.com — Peta mutu pendidikan tinggi nasional kembali mengalami pergeseran makna. Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UniMUDA) Sorong resmi meraih akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), sebuah capaian yang menegaskan bahwa kualitas akademik tidak ditentukan oleh letak geografis, melainkan oleh konsistensi tata kelola dan visi kelembagaan.
Predikat Unggul tersebut menjadikan UniMUDA Sorong sebagai perguruan tinggi pertama dan satu-satunya di wilayah Maluku dan Tanah Papua yang berhasil mencapai level tertinggi akreditasi nasional. Capaian ini dinilai sebagai lompatan penting bagi ekosistem pendidikan tinggi di Indonesia Timur, sekaligus simbol perubahan paradigma tentang mutu pendidikan di Papua.
Apresiasi datang dari komunitas akademik The Academia of Papua. Direktur Eksekutifnya, Ismail Suardi Wekke, menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada pimpinan UniMUDA Sorong melalui sambungan telepon pada Ahad, 28 Desember 2025.
“Ini bukan sekadar keberhasilan institusi, tetapi keberhasilan kawasan. Kehadiran perguruan tinggi berstatus unggul di Papua adalah penanda bahwa kualitas sudah tumbuh dari dalam, bukan dipaksakan dari luar,” kata Ismail.
Ia menilai, capaian UniMUDA Sorong merupakan hasil dari proses panjang penguatan budaya akademik, disiplin mutu, serta kepemimpinan yang memahami konteks lokal tanpa melepaskan standar nasional. Dalam pandangannya, status Unggul bukanlah tujuan akhir, melainkan titik tanggung jawab baru.
“Akreditasi Unggul adalah pengakuan atas kerja serius dan berkelanjutan. Ini menunjukkan bahwa perguruan tinggi di Papua tidak lagi berada pada posisi mengejar, tetapi sudah mulai menetapkan standar,” ujarnya.
Sebagai praktisi pendidikan yang lama berkecimpung dalam pengembangan perguruan tinggi di wilayah timur, Ismail menekankan bahwa capaian UniMUDA Sorong seharusnya menjadi referensi strategis bagi kampus-kampus lain di Maluku dan Papua. Bukan untuk ditiru secara administratif, melainkan untuk dipelajari secara filosofis dan manajerial.
Menurutnya, keberhasilan UniMUDA Sorong juga membawa dampak sosial yang signifikan. Status Unggul membuka ruang kepercayaan publik yang lebih luas, memperkuat daya tarik kampus bagi mahasiswa lokal, serta mengurangi ketergantungan putra-putri Papua terhadap perguruan tinggi di luar daerah.
Dengan legitimasi mutu yang kini dimiliki, UniMUDA Sorong diproyeksikan menjadi simpul pengembangan pendidikan, riset terapan, dan pengabdian masyarakat yang relevan dengan kebutuhan Papua. Perguruan tinggi tidak lagi sekadar tempat belajar, tetapi pusat penggerak perubahan sosial dan pembangunan sumber daya manusia.
The Academia of Papua berharap capaian ini dijaga melalui konsistensi kebijakan akademik, peningkatan kualitas dosen dan riset, serta keberpihakan pada pengembangan potensi lokal. UniMUDA Sorong dinilai telah membuka jalan, sekaligus memikul tanggung jawab moral untuk terus menyalakan obor mutu pendidikan tinggi di ufuk timur Indonesia. (edy)


Tidak ada komentar