ICEASD 2025 di Konawe Selatan Siap Digelar, Kolaborasi IAI Rawa Aopa, HMI, dan GMKM Hadirkan Pembicara Mancanegara

kataandoolo
28 Okt 2025 11:33
2 menit membaca

Konawe Selatan, Kataandoolo.com – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa, bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Persiapan (P) Konawe Selatan dan Gerakan Mahasiswa Konsel Menginspirasi (GMKM) Sulawesi Tenggara, akan berkolaborasi menyelenggarakan konferensi internasional bertajuk International Conference On Environmental Awareness for Sustainable Development (ICEASD 2025).

Kegiatan akbar ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari penuh, yakni pada tanggal 14–15 November 2025, dan akan dipusatkan di Kampus IAI Rawa Aopa. Konferensi ini diharapkan menjadi wadah penting untuk menggali potensi lingkungan secara berkelanjutan di Konawe Selatan.

Ajang internasional ini telah memastikan kehadiran pembicara utama (Keynote Speaker) mancanegara, yaitu Prof. Dr. Peter John Wanner dari Tohuku University, Jepang. Selain itu, konferensi juga akan dihadiri oleh narasumber lokal dari berbagai provinsi dan perguruan tinggi di seluruh Indonesia, serta para presenter dari negara tetangga seperti Brunei Darussalam dan Malaysia.

Pembukaan ICEASD 2025 rencananya akan dilakukan langsung oleh Ketua IAI Rawa Aopa dan pihak Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, dalam hal ini Bupati Konawe Selatan.

Tri Wibowo, selaku Ketua HMI Cabang (P) Konawe Selatan, mengungkapkan bahwa konferensi internasional ini menjadi titik tolak yang dilatarbelakangi oleh potensi lingkungan yang dimiliki Konawe Selatan. Potensi tersebut tidak hanya dilihat dari aspek tambang, tetapi juga aspek pariwisata dan kelautan.”Berbagai potensi itu bisa digarap dan diteliti lebih jauh. Misalnya potensi pariwisata. Selama ini Konsel atau Sultra dikenal sebagai kota tambang, maka kita perkenalkan juga Bahwa Konsel sebagai kota destinasi untuk conference,” ujar Tri Wibowo.

Ia menambahkan, konferensi ini juga akan mendorong kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dengan perguruan tinggi. Tujuannya adalah agar Pemda dapat mendukung akademisi dalam menghasilkan riset yang relevan untuk penetapan kebijakan pembangunan berkelanjutan di masa depan.”Karena paradigma pemerintah maupun masyarakat saat ini hanya terfokus program jangka pendek, padahal berbicara pembangunan berkelanjutan maka harus berpikir jangka panjang,” tegasnya.

Muh Erit Prasetya, salah satu Panitia kegiatan, menjelaskan bahwa ini bukan kali pertama kegiatan serupa dilaksanakan oleh inisiator utama. Sebelumnya, konferensi telah sukses diselenggarakan di STIE 66 Kendari, yang turut menghadirkan presenter dari berbagai perguruan tinggi. Keberhasilan acara sebelumnya menjadi modal keyakinan untuk kembali menggelar kegiatan berskala internasional di IAI Rawa Aopa.

Kolaborasi tiga pihak, IAI Rawa Aopa, HMI Cabang P Konawe Selatan, dan GMKM, menandai komitmen kuat untuk memajukan daerah melalui jalur akademik dan penelitian, sekaligus mempromosikan Konawe Selatan sebagai destinasi akademik internasional.

kataandoolo.com adalah media jaringan (Network) dari katasulsel.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x