HMI Konawe Selatan Tolak Pembangunan Terminal Khusus PT GMS di Ulusawa, Izin Dipertanyakan?

kataandoolo
29 Sep 2025 03:35
News 0 107
2 menit membaca

Kendari,Kataandoolo.com – Himpunan mahasiswa Islam (HMI) cabang (P) Konawe Selatan secara tegas menolak adanya pembangunan terminal khusus (tersus) Jetty seluas 2,231 ha milik PT. Gerbang Multi Sejahtera (GMS)di desa Ulusawa Kecamatan Laonti kabupaten Konawe selatan yang di duga tidak memiliki dokumen Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL).Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Menurut Tri Wibowo S selaku ketua umum HMI cabang (P) Konawe Selatan Pembangunan terminal khusus (Jety) akan berdampak kepada para nelayan komodifikasi ruang laut dalam konteks ini bisa dijelaskan melalui sudut pandang Marxisme. Perusahaan menguasai ruang yang sebelumnya milik umum, memfokuskan penggunaannya untuk keuntungan pribadi. Komodifikasi ini mengakibatkan alienasi komunitas lokal, yaitu pemutusan hubungan nelayan dengan laut yang selama ini menjadi sumber kehidupan mereka. Nelayan tidak hanya kehilangan akses ke sumber daya alam, tetapi juga merasa teralienasi dari lingkungan sosial mereka karena perusahaan mengubah dinamika ekonomi dan sosial di desa.

Lanjut Tri Wibowo S , kegiatan yang sudah berjalan ini diduga kuat melanggar Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang ,selain itu juga melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang serta Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 31 Tahun 2021 tentang Pengenaan Sanksi Administrasi di Bidang Kelautan dan Perikanan.

Tri Wibowo S selaku ketua umum HMI cabang (P) Konawe Selatan akan menggelar aksi di Dinas ESDM Sulawesi tenggara untuk mendorong dinas ESDM membuat surat resmi kepada kementerian ESDM RI Agar mencabut Iup PT Gerbang Multi Sejahtera (GMS) yang di duga melanggar administrasi ,serta meminta kepada KUPP Lapuko tak memberikan izin berlayar dalam proses pengangkutan nikel .tegas Tri Wibowo S ketua Umum HMI cabang (P) Konawe selatan.

kataandoolo.com adalah media jaringan (Network) dari katasulsel.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
x